Perjalanan yang cukup membingungkan untuk saat ini.
Dalam hidup banyak sekali dialektika yang tuhan berikan kepada semua makhluknya, termasuk pada manusia itu sendiri yang tuhan ciptakan dengan Cintanya.
Dimulai dengan kisah seorang manusia yang tak tahu arah tujuan hidupnya, Ia merasa seluruh perjalanan yang dilalui tak kerap memberikan makna yang dimaksud, Ia berharap tuhan bisa memberinya petunjuk terhadap seluruh titik yang telah ia singgahi, “Aku tak mengerti mengapa pada setiap ranah yang aku singgahi tak kunjung memberikanku arti”, Ungkapnya pada tuhan. Rasanya setiap titik yang ia singgahi adalah semu dan tak kunjung memberikan jawaban, Ia merasa bahwa perbedaan waktu dan tempat dapat pula membuatnya berubah, mungkin itulah yang ia maksud semu, karena pada setiap titiknya terus memberikan perubahan terhadap dirinya.
“Saat ini aku sedang mencari diriku”, ungkapnya. Ia merasa bahwa selama ia berjalan menyusuri waktu tak kunjung ia dapatkan jawabannya, karena rona semu yang terus membuatnya berubah, “Sebenarnya siapa aku ini?, mengapa aku selalu berubah ketika titik merubahku?, apakah di dalam diriku ada aku?”, Ungkapnya kepada tuhan.